Sejumlah Pengusaha Alat Berat Kecewa, Pihak PG Arasoe Tak Lunasi Uang Sewa


Foto: ilustrasi

BONE,GLOBALTERKINI.COM- Sejumlah pengusaha alat berat di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan kecewa, lantaran oleh pihak perusahaan Pabrik Gula (GP) unit Arasoe yang menyewa sejumlah alat berat melalui Koperasi Macinnong PG Arasoe dari para pengusaha tersebut tak kunjung melunasi uang sewa.

H. Udding yang merupakan salah seorang pengusaha alat berat, kepada Globalterkini menjelaskan, sejak tiga bulan lalu telah menyewakan alat berat jenis Ekskavator miliknya kepada pihak Perusahaan PG Arasoe dengan sewa sebesar 220 ribu per jam, namun meski pekerjaan semua telah selesai, pihak PG justru belum memberikan uang sewa sebagai mana mestinya.

"Bahkan setiap kali kami menanyakan soal kontrak kerja, Koperasi yang merupakan pihak ketiga dari perusahan hanya mengatakan ada tanpa mau memperlihatkannya pada kami, hingga pekerjaan selesai kami hanya diberi panjar, akibatnya kami harus menanggung kerugian cukup banyak" kata H Udding, Kamis 16 November 2017

Senada, Manager Koperasi Macinnong PG Arasoe yang juga merupakan pengawas keuangan, Burhanuddin mengakui hal tersebut, menurutnya itu terjadi lantaran adanya perubahan sistem penagihan pada perusahaan, yang mana dia menyebutkan bahwa untuk pengelolaan keuangan pihak PG Arasoe hanya mengelola dana dengan batasan 5 juta keatas, sementara untuk 25 juta keatas dikelola oleh PTPN 10 Takalar dan 100  juta keatas di kelola oleh pihak managemant yang berkantor di Surabaya.

"Sejak 2016, kami sudah tak lagi menggunakan sistem kontrak, terkait pembayaran sebenarnya sudah beberapakali kami jelaskan, bahwa ada perubahan sistem, bahkan hingga saat ini sebenarnya sama sekali belum ada penagihan resmi, hanya saja kami membuat kebijakan dengan memberikan DP dan dari tujuh alat berat yang kami pakai, satu diantaranya sudah clear sementara 6 lain nya masih menunggu proses" Ujar Burhanuddin.

Penulis: Indra Mahendra
Komentar

Berita Terkini