Ungkap 1,3 Ton Ganja, Kapolda Metro Jaya Apresiasi Kinerja Polres Metro Jakbar


JAKARTA,GLOBALTERKINI.COM- Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin Kasat Narkoba AKBP Suhermanto dan Kanit I Satresnarkoba Polres Jakarta Barat AKP Fajri Gani mengungkap jaringan Jakarta-Aceh yang mencoba mengedarkan 1,3 ton ganja kering dari Aceh. Dalam kasus ini, polisi menangkap enam orang tersangka.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz mengklaim 1,3 ton ganja yang diungkap tersebut merupakan penangkapan terbesar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia pun mengapresiasi kinerja Polres Metro Jakbar itu.

"Dalam sejarah penangkapan di Polda Metro Jaya, sementara inilah penangkapan yang paling besar. Saya berikan apresiasi kepada Polres Metro Jakarta Barat," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (4/1/2017).

Tidak bisa dipungkiri, peredaran narkotika di Jakarta memang masih tinggi. Untuk itu, Idham memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan operasi pemberantasan narkotika.

"Teman-teman tahu sendiri narkoba sangat berbahaya bagi pengguna maupun generasi bangsa kita. Mohon doanya kepada teman-teman karena proses ini masih dikembangkan terus," sambung Idham.

Idham juga memerintahkan kepada jajaran untuk menindak tegas bandar narkotika. Sebab, bandar-bandar narkotika telah merusak masa depan generasi bangsa.

"Saya sudah perintahkan seluruh Polres kalau ada bandar, terutama dari asing agar ditindak tegas yang terukur dan sesuai prosedur hukum," tegas Idham.

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin oleh Kasat Narkoba AKBP Suhermanto dan Kanit I Satresnarkoba Polres Jakarta Barat AKP Fajri Gani mengungkap jaringan Jakarta-Aceh yang mencoba mengedarkan 1,3 ton ganja kering dari Aceh. Dalam kasus ini, polisi menangkap enam orang tersangka.

Ganja tersebut diangkut menggunakan truk yang dimodifikasi. Para pelaku juga menutupi ganja dengan tumpukan arang untuk kelabui petugas.

Idham juga memerintahkan kepada jajaran untuk menindak tegas bandar narkotika. Menurutnya bandar narkotika telah merusak masa depan generasi bangsa.

"Saya sudah perintahkan seluruh Polres kalau ada bandar, terutama dari asing agar ditindak tegas yang terukur dan sesuai prosedur hukum," tegasnya.

Seperti diketahui, Ganja tersebut diangkut menggunakan truk yang dimodifikasi. Para pelaku juga menutupi ganja dengan tumpukan arang untuk kelabui petugas.

Sumber: Detik
Editor   : Idhul Abdullah
Komentar

Berita Terkini