Banjir, Kolaka Utara Siaga I. Dua Korban Hidup Sudah Ditemukan, Satu Masih Dicari







KOLUT,GLOBALTERKINI.COM - Terjangan air bah yang melanda semalam sekitar pukul 22.30, merendam sejumlah ruas jalan dan pemukimam penduduk di beberapa titik, terutama pemukiman yang berada pada daerah aliran sungai (das). Sejak pukul 02.00, Sabtu 31 Maret,  dini hari tadi, hujan masih  mengguyur kabupaten Kolaka Utara, hingga pukul 09.00 dan menyebabkan terjadinya banjir susulan. 

Ketinggian air hingga saat ini terus meningkat dan nyaris menenggelamkan lokasi pasar sentral 'La Caria' yang posisinya tidak jauh dari bibir pantai kota Lasusua. Beberapa titik juga mengalami kondisi buruk, seperti di Desa Pitulua, Desa Watuliwu dan Desa Batuganda. Tingginya genangan air di wilayah tersebut, menyebabkan beberapa warga harus di evakuasi. 


"Sampai saat ini, Tim Tanggap darurat bencana (Tagana) dari Dinas Sosial, bersama dengan pasukan Brigade mobil (Brimob) dan Polres setempat, masih bersiaga di lokasi banjir"  ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Utara, Gunawan Arif, ST., M.Si, saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (31/3)

Terkait musibah tersebut, kata Gunawan, ada satu keluarga terdiri dari tiga orang di Desa Batuganda yang hanyut terbawa banjir bersama rumahnya. Dua dari korban sudah ditemukan dalam kondisi selamat dan sementara menjalani perawatan intensif di rumah sakit Djafar Harun, Kolaka Utara. Dua korban tersebut adalah Muliati (ibu) dan Rezki Saputra (anak). Sementara sang ayah yang bernama Asdar, belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian. Kata Gunawan.

Selain itu, beberapa rumah warga di Desa Batuganda, terancam rubuh tergerus banjir. Sedangkan di Desa Watuliwu, Desa Pitulua dan Kelurahan Lasusua, tercatat paling sedikit 15 rumah warga terancam rubuh dan penghuninya sudah dievakuasi. Kolaka Utara saat ini, di nyatakan siaga satu. Pungkas Gunawan.

Penulis : Asri Romansa
Komentar

Berita Terkini