Prihatin Dengan Rakyat Palestina, PMII Kolut Gelar Aksi Galang Dana.


Kolut, GLOBAL TERKINI. COM - Sebuah surat terdiri dari 67 kata, yang dikirim seratus tahun silam oleh menteri luar Negeri Inggris, Arthur James Balfour, kepada seorang anggota Yahudi di British House of Lords, yang dari baris-baris kalimatnya melahirkan sebuah monster bernama 'Israel'. Sejak itu, rakyat Palestina terus menderita, mengalami pengusiran demi pengusiran selama sepuluh dekade.

Puncak kekerasan, pembantaian dan pembunuhan di alami 59 demonstran Palestina di perbatasa Gaza, pada hari senin 14 Mei 2018 lalu, oleh militer Israel.  Warga Palestina sudah berunjuk rasa selama enam pekan lebih, sebagai bagian dari aksi yang disebut Hamas 'Pawai Besar Untuk Pulang. Namun unjuk rasa Senin dan Selasa, tampaknya merupakan puncak, karena menandai pembentukan Negara Israel  dan pengungsian ratusan ribu warga Palestina dari rumahnya akibat perang yang menyusul.

Kebiadaban militer Israel terhadap rakyat Palestina tersebut, mengundang reaksi dan kecaman Internasional. Tidak terkecuali di Indonesia sebagai Negara yang mayoritas Islam. Organisasi pergerakan Islam, baik dari kalangan masyarakat maupun mahasiswa secara spontan mengekspresikan keprihatinannya untuk nasib rakyat Palestina. Hampir seluruh lembaga Islam yang ada di Indonesia, menggelar aksi solidaritas.


Sementara itu, di Sulawesi Tenggara, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kolaka Utara, hari ini, Sabtu 26 Mei 2018, turun jalan menggelar aksi galang dana untuk rakyat palestina yang tertindas dan hidup menderita. Aksi galang dana tersebut berlangsung di sekitar bundaran tugu kelapa, Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara.

Hal itu di ungkapkan oleh ketua PMII cabang Kolaka Utara, Mahdanur Basri, kepada globalterkini.com via telepon seluler siang tadi. (26/5/2018). "Hari ini mahasiswa (i) PMII Kolaka Utara, melakukan penggalangan dana untuk saudara-saudara muslim kita yang mengalami penderitaan di Palestina. Kami tergerak untuk melakukan sesuatu sebagai emphati solidaritas atas nasib yang mereka alami. Berapapun yang berhasil kami kumpulkan, akan di transfer langsung melalui rekening. Mudah-mudahan bisa sedikit membantu dan bermampaat bagi saudara muslim kita yang ada di palestina" pungkas Mahdanur. (Asri)

Komentar

Berita Terkini