Dari Teror Hingga Tulisan "Melayani 24 Jam" di Puskesmas Tiba Tiba Hilang, Kisruh Kematian Bayi Nurdiana Berlanjut


BONE,GLOBALTERKINI.COM- Kisruh meninggalnya bayi Nurdiana, warga Desa Watu Kecamatan Barebbo, Bone Sulawesi Selatan di Puskesmas Kading terus saja menjadi perbincangan. Hingga saat ini, nampaknya permasalahan tersebut belum juga menemui titik terang.

Pasca viral pemberitaan terkait meninggalnya sang bayi, tulisan "Melayani 24 jam" di Tempat Pelayanan Persalinan (TPP) UPTD Puskesmas Kading tiba tiba menghilang.

"Setelah ramai pemberitaan soal bayi meninggal di teras puskesmas, diduga lantaran terlambat mendapat sentuhan medis, tiba tiba tulisan "Melayani 24 jam" itu hilang di jendela Puskesmas, entah siapa yang buka" Ujar Asih, keluarga korban via telepon, Kamis 23 Agustus 2018.

Selain itu, Sukirman, suami korban juga menyebut, adanya teror dari oknum Kader Desa sehubungan dengan persoalan itu.

"Saya mendengar dari kakak dan sepupu, Oknum Kader Desa itu bilang, bidan hendak melaporkan kami jika masih mempermasalahkan hal ini, selain itu dia juga menuding kamilah yang salah lantaran tak memberikan informasi ke bidan saat kejadian" Kata dia.

Terpisah, Kepala Puskesmas Desa Kading dr Kasmawar Abbas dikonfirmasi via WhatsApp menuturkan.

"Tidak dicopot adaji disitu terpasang, diganti di perjelas tulisanya.... Karena yang dulu kabur. Terkait Kader desa, saya tak tau persis kalau ada masalah seperti itu dek, belum bisa komentar karena belum dengar juga dari keluarga yang bersangkutan, kalau bidan dari kami, tak pernah ada statemen seperti itu, bahkan kemarin bidan masih datang check up kesehatan yang bersangkutan, bahkan sudah baik waktu datang, sementara kerja ikan ibunya" Tutur Kasmawar.

Penulis: Indra Mahendra
Komentar

Berita Terkini