Diduga, Kontainer Sampah Kota Galuh Dicuri Orang Tak Dikenal


Perbaungan, Globalterkini. Com -  Kontainer sampah milik Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), raib dan belum diketahui siapa pelaku pencurian. Akibatnya, sampah berserakan hampir disetiap sudut desa karena warga membuang sampah disembarang tempat. Kondisi ini memperlihatkan pemandangan yang jorok dan berbau.

Sebelumnya, kontainer sampah tersebut ditempatkan di tepian sungai Baungan, Desa Kota Galuh. Sejak hilangnya hilang Kontainer Sampah beberapa waktu lalu, sejumlah warga merasa kesal dan kecewa."raibnya kontainer sampah itu, terasa ada yang janggal. Warga yang biasa buang sampah ditempat itu, juga pada kebingungan" ujar Ujang, salah srorang warga Desa Kota Galuh.

Terpisah, keterangan seorang warga lainnya bernama Dedy, menuturkan jika dirinya melihat sebuat truk mengangkut kontainer yang sudah penuh dengan. Namun tidak diketahui secara pasti, dari mana asal truk tersebut. Dan sejak kontainer sampah itu di angkut, belum pernah kembali pagi sampai saat ini" ujar Dedy, Senin 3 September 2018.

Terkait hal itu, Kepala Desa Kota Galuh, Heriansyah, mengaku sangat kecewa dan bingung dengan kejadian itu. Padahal kontainer sampah itu sangat dibutuhkan dan dimampaatkan oleh warga Desa Kota Galuh.

"Kontainer sampah tersebut adalah milik Desa, bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup Sergai sejak tahun 2016 lalu. Itu kami usulkan melalui proposal bantuan pengadaan kontainer sampah, dan direalisasikan. Jadi kontainer tersebut merupakan milik pemerintah Desa Kota Galuh. Dan sejak kontainer sampah itu hilang, ketiban imbas paling parah adalah sungai Baungan. Pada umumnya warga membuang sampah dan limbah rumah tangga di sungai tersebut. Sehingga air sungai yang dulu bersih dan jernih, kini terlihat kumuh dan sangat  jorok" imbuh Heriansyah yang akrab disapa Bang Ucok ini. 

Kami bersama warga Desa Kota Galuh berharap agar kontainer sampah tersebut dikembalikan secepatnya. Jika tidak, terpaksa kami melaporkan hal ini kepihak berwajib untuk ditelusuri menangkap pelakunya. Pungkas bang Ucok terdengar kesal. 

Penulis : Budi Lubis
Editor    : Redaksi
Komentar

Berita Terkini