KODEINDONESIA BONE– Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menerima audiensi Sulona Digital Media untuk membahas permohonan kerja sama implementasi ekosistem kelola sampah digital “BERES.in” di Kabupaten Bone. Pertemuan berlangsung di Ruang Pertemuan Gubernur, Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Jumat 31 Juli 2026.
*Ubah Mindset, Sampah Bernilai Ekonomi*
Direktur IT dan Program Sulona Digital Media, A. Akbar, mengatakan aplikasi http://BERES.in hadir untuk mengajak masyarakat memilah sampah dan mengubah pola pikir terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Bone.
"Kami menawarkan solusi penanganan sampah yang terintegrasi mulai dari hulu, yaitu dari rumah tangga. Di aplikasi ini sampah dibagi dua, organik dan anorganik. Tujuannya agar masyarakat termotivasi memilah sampah tanpa merasa terbebani," ujar Akbar.
Menurutnya, selama ini masyarakat dibebani iuran sampah. Melalui http://BERES.in, pola tersebut ingin diubah. Masyarakat yang tadinya membayar iuran, kini justru bisa mendapat nilai ekonomi dengan menyetorkan sampahnya.
"Sampah organik nantinya akan dijemput. Bahkan kami berharap Bone bisa menjadi pilot project dengan melibatkan akademisi dari Unhas untuk mengelola sampah organik menjadi maggot yang memiliki nilai jual," jelasnya.
Keunggulan aplikasi ini adalah berbasis WhatsApp, sehingga masyarakat tidak perlu mengunduh di Playstore. Cukup daftar di awal, maka menu akan langsung muncul di WhatsApp.
"Masyarakat tinggal klik menu 'jemput sampah', maka kurir akan datang cepat. Tidak perlu lagi menunggu jadwal mobil armada pengangkutan yang mungkin hanya 1-2 kali seminggu, sehingga sampah tidak sempat membusuk," kata Akbar.
Selain fitur jemput sampah, di dalam aplikasi masyarakat juga bisa mengeklik informasi harga sampah anorganik yang bisa dijual.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai target pasar maggot sangat bermanfaat dan bisa disinergikan dengan TPS 3R yang ada di Kabupaten Bone.
"Silakan kerja dan kita lihat dulu seperti apa aplikasinya. Lakukan uji coba pada satu lingkungan sebagai sampel," ujar Bupati.
Bupati juga meminta Sulona Digital Media berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah serta Dinas Lingkungan Hidup untuk menindaklanjuti kerja sama ini.
Dengan adanya ekosistem digital http://BERES.in, Pemerintah Kabupaten Bone berharap pengelolaan sampah bisa lebih cepat, tertib, dan memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat.