Bappeda gelar Kick Off Meeting Penyusunan RPJPD 2025-2045

 
KODEINDONESIA,BONE--Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone menyelenggarakan Kick Off Meeting untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bone periode 2025-2045. Acara ini digelar di Novena Hotel pada hari Selasa, 24 Oktober 2023. 


Kepala Bappeda Kabupaten Bone, Dr. H. Ade Fariq Ashar, SSTP, MSi, memaparkan pentingnya RPJPD sebagai dokumen perencanaan makro yang akan membimbing pembangunan daerah dalam jangka waktu 20 tahun ke depan.

Tema yang diusung dalam Kick Off Meeting ini adalah "Bone Gerbang Emas Ketahanan Pangan," yang mencerminkan komitmen Kabupaten Bone untuk menjadi pemimpin dalam masalah ketahanan pangan. RPJPD Kabupaten Bone periode 2025-2045 akan menjadi landasan strategis untuk mencapai tujuan tersebut, Dalam kegiatan melibatkan Kepala bidang DLH Andi Habibie Msi sebagai pemateri 

Sementara itu, dalam tingkat nasional, RPJPN 2045 juga mengusung semangat "Indonesia Generasi Emas," menciptakan visi masa depan yang cemerlang untuk seluruh negeri. RPJPD Kabupaten Bone, dengan tema "Bone Gerbang Ketahanan Pangan," akan berkontribusi pada visi tersebut dan berupaya menjawab tantangan global dalam isu ketahanan pangan.

Kepala Bappeda, Dr. H. Ade Fariq Ashar, SSTP, MSi, mengungkapkan pentingnya RPJPD Bone sebagai landasan strategis. Dia menjelaskan, "Tema ini dipilih karena isu ketahanan pangan telah menjadi isu global yang mendesak. Dalam situasi ketika krisis pangan dan perubahan iklim semakin merajalela, kita harus menjadi pemimpin dalam mengatasi tantangan ini. RPJPD kami akan mengarahkan langkah-langkah menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan."

Ashar juga mengajak semua pihak terlibat untuk memberikan masukan dan saran yang konstruktif dalam proses penyusunan RPJPD. Dia menyatakan, "Orientasi RPJPD adalah kita ingin adanya saran dan masukan, kesepahaman tahapan, dan jadwal. Saya minta OPD agar kedepan jika diminta data mohon dilengkapi."

Tidak kalah penting, Ade Fariq Ashar mengingatkan bahwa penyusunan RPJPD terakhir kali dilakukan pada tahun 2005, dan perubahan signifikan yang terjadi selama 20 tahun terakhir memerlukan panduan yang baru. Oleh karena itu, tahun ini, Kabupaten Bone akan melahirkan tiga dokumen perencanaan penting, dan ini akan membutuhkan tiga kali Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Asisten I Bagian Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bone, H. Anwar, SH, MH, MSi, yang turut mendukung acara ini, mendorong partisipasi aktif dari semua peserta. Ia menekankan bahwa keberhasilan RPJPD akan berdampak positif pada masa depan Bone dan berharap agar RPJPD sejalan dengan RPJPN, menciptakan sinergi yang kuat dalam mencapai visi Indonesia Generasi Emas.
Tema "Bone Gerbang Emas Ketahanan Pangan" yang diangkat oleh Bappeda telah mencuri perhatian, mengingat potensi luar biasa Kabupaten Bone dalam ketahanan pangan. Sejarah pernah meraih ketahanan pangan nasional menjadi bukti nyata komitmen Bone dalam isu ini. Harapannya, Bone akan menjadi "Bone Gerbang Emas Ketahanan Pangan" jauh sebelum tahun 2045 tiba.

Penyelenggaraan Kick Off Meeting ini menandai langkah awal yang sangat penting dalam upaya Kabupaten Bone untuk merumuskan visi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan dan menantang. Semangat Bone menjadi "Gerbang Emas Ketahanan Pangan" mengilhami kita semua untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang cerah untuk daerah ini***(ilo)
Komentar

Berita Terkini