KODEINDONESIA BONE-- Satu tahun kepemimpinan BERAMAL, duet Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin, menunjukkan komitmen nyata dalam membenahi sektor infrastruktur, khususnya di bidang sumber daya air dan bina konstruksi. Melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone, tata kelola infrastruktur terus diperkuat dengan semangat Maberre—Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan.
Plt. Kepala Dinas PSDABK Kabupaten Bone, Kasdar, S.T., M.Si., mengungkapkan bahwa total realisasi anggaran tahun 2025 mencapai Rp214.495.167.657. Anggaran tersebut bersumber dari:
Inpres Nomor 2 Tahun 2025 sebesar Rp214.191.208.257
Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp303.959.400
Rehab Jaringan Irigasi Permukaan: Lampaui Target
Program rehabilitasi jaringan irigasi permukaan mencatat capaian signifikan.
Outcome: 4.946 hektare lahan (target 1.000 hektare)
Output: 30,31 km jaringan (target 10 km)
Capaian ini menunjukkan kinerja yang melampaui target lebih dari tiga kali lipat, berdampak langsung pada peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Pelaksanaan Jaringan Tersier
Didukung anggaran:
Inpres No. 2 Tahun 2025: Rp63.302.892.314
DAU Tahun 2025: Rp150.000.000
Realisasi program ini mencakup:
Outcome: 987,20 hektare lahan persawahan
Output: 200,32 km jaringan tersier
Langkah ini memperkuat distribusi air hingga ke tingkat lahan petani, memastikan keadilan akses irigasi di berbagai wilayah.
Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi & Bendung
Dengan dukungan anggaran:
Inpres No. 2 Tahun 2025: Rp137.388.315.943,28
DAU Tahun 2025: Rp153.959.400
Capaian program meliputi:
Outcome: 200 hektare lahan persawahan
Output: 600 meter panjang saluran dan 2 pintu bendung
Program ini memastikan keberlanjutan fungsi infrastruktur irigasi agar tetap optimal dalam jangka panjang.
Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT)
Anggaran Inpres No. 2 Tahun 2025 sebesar Rp13.500.000.000 digunakan untuk:
Outcome: 225 hektare lahan persawahan
Output: 9 titik JIAT
Program ini menjadi solusi alternatif penyediaan air, terutama di wilayah yang rawan kekurangan sumber air permukaan.
Prestasi Tingkat Provinsi
Tak hanya pembangunan fisik, tata kelola jasa konstruksi juga membuahkan hasil membanggakan. Kabupaten Bone meraih Peringkat II Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Tingkat Kabupaten se-Sulawesi dengan dukungan anggaran DAU Tahun 2025 sebesar Rp203.484.997.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa reformasi tata kelola konstruksi berjalan selaras dengan prinsip transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas.
Satu tahun BERAMAL membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun fondasi kemandirian daerah. Dengan tata kelola yang Maberre, Kabupaten Bone terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik, berkeadilan, dan berkelanjutan. (*)