KODEINDONESIA BONE-- CENRANA ,Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, http://S.Sos., M.M. menyebut kasus stunting di Kecamatan Cenrana hampir tidak ditemukan. Hal itu diketahui saat berinteraksi langsung dengan para kader posyandu di Desa Awangcenrana, Rabu 24 Juni 2026.
Penurunan signifikan kasus stunting di Cenrana disebut Bupati sejalan dengan konsistensi program Posyandu Gemar Makan Ikan yang dijalankan masyarakat, serta sinergi dengan program “Bone Sero Stunting” Pemkab Bone.
“Alhamdulillah, setelah berinteraksi dengan para kader posyandu di Cenrana, hampir tidak ditemukan kasus stunting. Ini berkat program Posyandu Gemar Makan Ikan yang konsisten dilakukan masyarakat, seiring dengan program pemerintah melalui Bone Sero Stunting,” ujar Andi Asman.
Menurutnya, edukasi gizi sejak dini dan budaya konsumsi ikan yang dijaga warga menjadi kunci keberhasilan. Kader posyandu dinilai berperan besar dalam memantau tumbuh kembang balita dan memberi pendampingan kepada ibu hamil serta balita berisiko.
Meski capaian Cenrana menggembirakan, Bupati tetap meminta Dinas Kesehatan menindaklanjuti secara detail. Ia berharap jajaran kesehatan kembali menelusuri data lapangan agar tidak ada balita yang terlewat.
“Saya harapkan kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk kembali menelusuri dan menindaklanjuti jika masih ada ditemukan kasus stunting di Kecamatan Cenrana. Kita harus pastikan semua balita tumbuh sehat dan tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.
Pemkab Bone terus mendorong gerakan makan ikan, pemberian makanan tambahan, serta edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan agar angka stunting di seluruh wilayah Bone terus menurun. Keberhasilan Cenrana diharapkan menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam menurunkan stunting secara berkelanjutan.