KODEINDONESIA Bone, Sulawesi Selatan - Pemerintah Kabupaten Bone menerima Kunjungan Kehormatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam rangka koordinasi dan penyampaian rencana kegiatan operasi hulu migas di wilayah Kabupaten Bone, Selasa (13/1/2026).
Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, menyambut baik rencana investasi hulu migas di wilayahnya. "Kami menyambut baik rencana ini. Ini adalah investasi luar biasa yang nilainya bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Tentu akan berdampak positif bagi daerah dan masyarakat," ujarnya.
KKKS merencanakan pengeboran lima sumur, dengan rincian empat sumur di Kabupaten Wajo dan satu sumur direncanakan di Kabupaten Bone. Khusus untuk Bone, tahun ini menjadi tahap awal dimulainya kegiatan migas, diawali dengan pengumpulan data melalui survei teknis dan seismik.
"Sebagaimana karakter industri migas, sebelum pengeboran kami wajib melakukan pencarian data. Tahun ini kami akan melakukan survei dan kegiatan teknis di beberapa kecamatan dan desa di Wajo dan Bone," jelas perwakilan KKKS.
Bupati Bone berharap kegiatan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan memberikan manfaat langsung, mulai dari peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga pengentasan kemiskinan. "Kami masih memiliki sekitar 4.000 kepala keluarga yang tergolong kurang mampu. Kami berharap tenaga kerja lokal bisa direkrut, dilatih, dan diberdayakan," pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, SKK Migas, dan KKKS, rencana operasi hulu migas di Kabupaten Bone diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bone.