KODEINDONESIA BONE-- Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka Rapat Teknis Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 di Gedung PKK Watampone, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan koordinasi lintas sektor dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Bone.
Kepala Bappeda Kabupaten Bone, A. Yusuf, S.IP., M.H., menyampaikan bahwa rapat teknis ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan tim Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan. "Kami berharap seluruh peserta dapat memahami alur penginputan data dengan baik sehingga pelaporan yang dilakukan dapat berjalan lebih sistematis, akurat, dan tepat waktu," ujarnya.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menekankan pentingnya komitmen dan kerja sama dari seluruh perangkat daerah, kecamatan, hingga desa agar pelaksanaan aksi konvergensi stunting tahun 2026 dapat berjalan optimal. "Web Bangda akan menjadi instrumen penting bagi pemerintah pusat dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program penanggulangan stunting di daerah," katanya.
Kabupaten Bone menunjukkan perkembangan positif dalam upaya menekan angka stunting, dengan prevalensi stunting menurun dari 25,3 persen pada tahun 2023 menjadi 21,9 persen pada tahun 2024. Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Bone meraih peringkat ketiga terbaik dalam penanganan stunting di Provinsi Sulawesi Selatan pada akhir tahun 2025.
Rapat tersebut dihadiri perwakilan perangkat kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, serta unsur terkait lainnya yang memiliki peran penting dalam penyediaan dan pengelolaan data dalam proses penginputan ke dalam sistem konvergensi yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri.