Lembaga pendidikan dan Kepelatihan Swasta LPKS Magfira Bone menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi melalui program tailor made training.
Kegiatan pelatihan ini di berlangsung selama 10 hari di jalan Salak di mulai pada 1 -11 April 2026
dan kegiatan pemantauan dan monitoring langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Tenaga Kerja pada Selasa hingga Rabu, 7–8 April 2026.
LPKS Magfira melaksanakan program pelatihan yang bersumber dari Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep dengan dua paket kejuruan, yakni barista (peracikan minuman kopi) dan tata kecantikan (merias wajah).
Dari kegiatan tersebut di monitoring langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Tenaga Kerja,Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bone, A. Agung Prawira Negara, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Armin Hasri, S.Sos., M.Si., serta Kepala Bidang Pembinaan dan Kompetensi Tenaga Kerja, Ir. A. Hendra Setiawan, S.Pt., M.Si. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Pembina LPK Magfira, Ibu Wiwik Rasyid, bersama jajaran pengelola. Monitoring ini bertujuan memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan optimal dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Pembina LPKS Magfira Wiwi Rasyid saat di wawancarai mengatakan Kehadiran tim dari Dinas Tenaga Kerja diharapkan mampu memberikan dukungan serta menjamin kualitas pelatihan guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Bone. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan mendorong tumbuhnya pelaku UMKM baru, khususnya di bidang kedai kopi dan jasa tata kecantikan.
"Dengan meningkatnya keterampilan masyarakat, peluang untuk membuka usaha mandiri semakin terbuka, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi" katanya
Lebih lanjut, Wiwi Rasyid Menyebutkan bahwa peningkatan penyerapan tenaga kerja akan berdampak pada perputaran ekonomi yang semakin tinggi. Daya beli masyarakat meningkat, aktivitas usaha berkembang, dan basis pajak daerah pun semakin luas. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan serta peningkatan PAD daerah.
Diketahui Pelatihan yang di lakukan oleh LPKS Magfira merupakan bagian dari program nasional yang dibuka secara serentak di seluruh Indonesia oleh Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, ST., MT., Ph. D secara Virtual