KODEINDONESIA SOPPENG --Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Soppeng berhasil mengungkap kasus hilangnya seorang mahasiswi bernama Nurul Izzah yang dilaporkan oleh pihak keluarga sejak 16 Maret 2026. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan diduga menjadi korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, memimpin langsung penyelidikan dan pengungkapan kasus ini. Tim Sat Reskrim bekerja keras selama beberapa hari tanpa mengenal waktu, melakukan analisis mendalam terhadap berbagai data dan informasi yang diperoleh.
"Sejak awal laporan kami terima, kami langsung membentuk tim khusus dan bergerak cepat melakukan pencarian. Kami menyisir sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban, serta menggali informasi dari keluarga, teman dekat, hingga saksi-saksi lainnya," ujar AKP Dodie Ramaputra, Rabu (1 April 2026).
Setelah korban ditemukan, tim Sat Reskrim langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengidentifikasi serta mengamankan satu orang terduga pelaku. Proses pengamanan masih berjalan, dan terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Soppeng.
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K, memastikan bahwa timnya akan terus bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam menuntaskan kasus ini.
"Ini adalah hasil kerja keras seluruh personel yang terlibat, serta dukungan dari keluarga korban dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya dan memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," tegas AKP Dodie Ramaputra.