Bunda Forum Anak Bone Hj. Maryam Andi Asman Resmi Buka Pemilihan Duta Anak dan Kukuhkan Pengurus 2026–2028


KODEINDONESIA BONE — Bunda Forum Anak Kabupaten Bone sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman secara resmi membuka kegiatan Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bone serta mengukuhkan Pengurus Forum Anak Kabupaten Bone Periode 2026–2028. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3A Kabupaten Bone itu berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Bone, Senin (8/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong partisipasi anak dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat peran Forum Anak sebagai wadah aspirasi, kreativitas, dan kepeloporan anak di Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Hj. Maryam Andi Asman menyampaikan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus diberikan ruang untuk berkembang, berpartisipasi, dan menyampaikan aspirasinya. Melalui Forum Anak dan Pemilihan Duta Anak, diharapkan lahir generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Anak adalah aset bangsa. Kita harus memberi ruang bagi mereka untuk berkembang, berpartisipasi, dan menyuarakan aspirasinya. Lewat Forum Anak dan Pemilihan Duta Anak, kita ingin melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, sekaligus menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak,” ujar Hj. Maryam.

Pengukuhan pengurus periode 2026–2028 diharapkan mampu menggerakkan program-program yang melibatkan anak secara aktif. Duta Anak terpilih nantinya akan menjadi corong suara anak Bone dalam berbagai forum, baik di tingkat daerah maupun provinsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah III, Kepala BNNK Bone, Kalapas Watampone, para pengurus TP PKK Kabupaten Bone, serta seluruh tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Pelibatan anak sebagai subjek pembangunan yang aktif, kreatif, dan inovatif menjadi fokus utama agar hak-hak anak terpenuhi dan potensi mereka berkembang optimal demi masa depan daerah yang lebih baik.
Komentar

Berita Terkini