KODEINDONESIA BONE — Pemerintah Kabupaten Bone menggelar evaluasi kinerja kepala perangkat daerah di Baruga La Tea Riduni, Jalan Petta Ponggawae, Kamis Juni 2026. Kegiatan dibuka langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin dan Sekretaris Daerah A. Tenriawaru.
Evaluasi kinerja di gelar setiap enam bulan tersebut bagi kepala perangkat daerah menjadi instrumen Pemkab Bone untuk mengukur capaian kinerja OPD dari tahun ke tahun, sekaligus mendorong peningkatan pelayanan publik.
Bupati Bone menegaskan evaluasi dilakukan secara objektif agar terlihat siapa pejabat yang bekerja baik dan siapa yang belum serius.
“Seluruh pejabat kita berikan kesempatan mengikuti evaluasi. Di mana hari ini kita melihat dari tahun ke tahun siapa di antaranya yang bekerja dengan baik dan siapa yang tidak bisa bekerja lebih serius. Evaluasi maraton ini digelar berharap dilakukan secara profesional, transparan dan independen,” harap Andi Asman.
Menurutnya, cara ini penting agar Pemkab mengetahui aparat yang mampu bekerja dengan baik dan berprestasi. Bagi yang belum menunjukkan kinerja baik, Bupati meminta introspeksi dan memperbaiki diri.
“Dengan cara ini kami bisa mengetahui siapa di antaranya aparat yang mampu bekerja dengan baik dan berprestasi. Mohon maaf bagi yang tidak mampu menunjukkan kinerja baik. Hilangkan penyakit terlalu berambisi menuruti kepuasan sendiri, sementara masyarakat yang tidak puas akan pelayanan, bertahan karena jabatan sebagai kekuasaan dan kemampuan sosial,” tegasnya.
Bupati yang berlatar belakang sarjana sosial itu juga menekankan pentingnya disiplin ilmu dan kolaborasi lintas bidang. Ia mencontohkan mampu mendampingi teman-teman pertanian untuk berinovasi dan berproduksi meski berbeda disiplin.
“Terkait dengan disiplin ilmunya, kata kuncinya saya juga dari sarjana sosial tapi mampu menemani, mampu mendampingi teman-teman pertanian untuk berinovasi untuk menjadi dukungan berproduksi. Kita harus menerima koreksi, siap untuk menerima masukan. Bahwa di posisi formasi dalam kinerja ini, jika belum mampu ditunjukkan kinerjanya bahwa belum maksimal, supaya maksimalkan,” ujarnya.
Pemkab Bone berharap melalui evaluasi maraton ini kinerja perangkat daerah terus meningkat. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat lebih cepat, tepat, dan berkeadilan sesuai visi Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.