Bupati Bone dan Danrem 141/Toddopuli Resmikan Jembatan Gantung TMMD ke-129 dan Bedah Rumah di Bonto Cani


KODEINDONESIA BONE – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, http://S.Sos., M.M., bersama Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang, S.I.P., M.H., meresmikan Jembatan Gantung TMMD ke-129 Sungai Lemo dan program Bedah Rumah Layak Huni di Desa Pattukku, Kecamatan Bonto Cani, Kabupaten Bone, Kamis 13 Agustus 2026.

Peresmian tersebut merupakan bagian dari rangkaian launching secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia melalui konferensi virtual Zoom. Program nasional itu mencakup pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 300 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia.


Jembatan gantung yang melintasi Sungai Lemo menghubungkan Dusun Lemo dan Dusun Pattukku. Kehadiran jembatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Pattukku dan sekitarnya yang selama ini hanya mengandalkan jalur alternatif untuk beraktivitas.

Jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga diharapkan membuka akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar seperti pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua dusun, tetapi juga menghubungkan harapan, membuka akses ekonomi dan memperkuat hubungan antarwarga,” ujar Bupati Bone.


Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan peresmian Bedah Rumah Layak Huni. Program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang aman, sehat dan layak.

“Begitu pula dengan bedah rumah, ini adalah bentuk kepedulian kita agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang layak dan sehat,” kata Andi Asman.

Bupati berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan tersebut dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
  
Bupati Bone menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Korem 141/Toddopuli, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD ke-129.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.

Sementara itu Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang, S.I.P., M.H., menegaskan bahwa TMMD merupakan komitmen TNI untuk membantu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Peresmian Jembatan Gantung TMMD ke-129 Sungai Lemo dan Bedah Rumah Layak Huni di Desa Pattukku diharapkan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan terus diarahkan untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.
Komentar

Berita Terkini