KODEINDONESIA BONE – Dua wilayah kelurahan di Kabupaten Bone mengalami kekeringan sawah akibat minimnya curah hujan. Menanggapi hal itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman langsung memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk bergerak cepat ke lokasi.
Seketika itu petugas dari BPBD Kabupaten Bone menerjunkan armada suplai air untuk menyiram lahan pertanian warga di Kelurahan Mattirowalie dan Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Upaya darurat tersebut dilakukan guna menyelamatkan tanaman padi milik warga yang mulai menguning dan terancam gagal panen.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas respon cepat BPBD di lapangan.
"Alhamdulillah sawah milik warga di Kelurahan Mattirowalie dan Macanang terselamatkan di musim ini. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu meringankan beban petani," ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kesulitan yang dihadapi petani. Menurutnya, ketahanan pangan harus dijaga bersama, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan apabila mengalami kendala serupa, agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
Pihak BPBD Bone menyatakan armada suplai air akan terus disiagakan selama musim kemarau berlangsung. Selain melakukan penyiraman, BPBD juga akan memetakan wilayah-wilayah lain yang berpotensi mengalami kekeringan.
Pemerintah Kabupaten Bone berharap langkah cepat ini dapat membantu menjaga produktivitas pertanian dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.