KODEINDONESIA BONE– Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman memberikan motivasi kepada anak-anak Sekolah Dasar di Desa Salebba, wilayah pegunungan Kecamatan Ponre, Senin 11 Agustus 2026.
Dalam kunjungannya, Bupati mengajak para siswa untuk bermimpi setinggi-tingginya dan tidak putus sekolah di tengah keterbatasan wilayah.
Di hadapan para siswa dan warga, Bupati Bone menyampaikan pesan tegas terkait pendidikan anak. Ia melarang keras praktik pernikahan dini, termasuk yang terjadi usai lulus SD.
“Anak-anak harus bersekolah. Negara sudah menyiapkan semuanya, ada Sekolah Rakyat. Jangan sampai ada yang berhenti sekolah lalu menikah dini. Itu merusak masa depan,” tegas Andi Asman.
Menurutnya, pendidikan adalah jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan dan keterisolasian di daerah pegunungan.
Bupati menyebut pemerintah pusat hingga daerah telah menyiapkan berbagai program untuk mendukung pendidikan anak di daerah terpencil.
Mulai dari Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat, dukungan dari Bapak Menteri Pertanian, Bapak Gubernur Sulawesi Selatan, hingga komitmen Bupati Bone
“Saya sendiri berasal dari sekolah terpencil di Kecamatan Ponre. Karena sekolah, saya bisa sampai di sini. Karena itu saya mengajak anak-anak dari daerah terpencil untuk tidak berputus asa dan tetap semangat menggapai cita-citanya,” ujarnya.
Bupati berpesan agar anak-anak di Desa Salebba tidak merasa minder karena tinggal di pegunungan. Dengan belajar sungguh-sungguh, mereka memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin, guru, dokter, hingga pejabat negara.
“Raih mimpimu setinggi-tingginya. Bone butuh anak-anak hebat dari Salebba, dan dari seluruh pelosok Bone untuk membangun daerah ini,” pungkasnya.
Kehadiran Bupati di Desa Salebba disambut antusias oleh siswa, guru, dan warga. Mereka berharap perhatian pemerintah dapat terus hadir dalam bentuk infrastruktur pendidikan, beasiswa, dan program pemberdayaan di wilayah pegunungan Bone bagian barat.