Bupati Bone Hadiri Pertunjukan Teater BALUSTRADE di Lapas Tua, Dorong Jadi Wisata Budaya


KODEINDONESIA BONE – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menghadiri Pertunjukan Teater BALUSTRADE dalam rangkaian Gau Maraja Bone 2026 di Lapas Tua, Jalan Merdeka, Senin 28 September 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan semangat drama yang ditampilkan sangat menyenangkan dan menarik perhatian banyak orang.

"Semangat drama ini banyak sekali yang menyenangkan, banyak sekali yang mau melihat, buktinya banyak orang datang dan pasti penasaran, ini hal yang baru," ujar Andi Asman.

Bupati mengungkapkan ke depan akan dibuat cerita atau adegan tentang peristiwa pembunuhan pejabat tinggi di Bone pada masa lalu, di mana pelakunya dihukum di penjara tersebut dan meninggal dunia.

"Ke depan kita membuat cerita atau adegan tentang peristiwa pembunuhan pejabat tinggi di Bone pada masa lalu dan pelakunya dihukum di penjara ini dan meninggal," katanya.

Ia menambahkan, tempat Lapas Tua tersebut pernah tidak terawat dan menjadi kumuh, namun diharapkan ke depan dapat dijadikan sebagai destinasi wisata budaya.

"Tempat ini pernah tidak terawat dan menjadi kumuh dan berharap tempat ini nanti dijadikan sebagai wisata budaya," tuturnya.

Menurut Bupati, yang terpenting dari pertunjukan ini adalah melihat kemampuan para pemuda, terutama dalam menyukseskan Gau Maraja yang menurutnya masih pemanasan karena dukungan anggaran yang terbatas.

"Terpenting di sini kita mau melihat seperti apa kemampuan para seluruh pemuda utamanya, Gau Maraja ini pemanasan karena dukungannya sangat minim, anggaran terbatas," jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bone akan membenahi tempat tersebut agar drama yang ditampilkan dapat terlihat seperti kejadian yang sebenarnya.

"Ke depan kita akan benahi tempat ini, kita bisa memperlihatkan drama yang seolah-olah betul terjadi," ujarnya.

Bupati menegaskan prinsipnya memberikan kesempatan kepada seluruh anak muda, mulai dari pemuda budaya, pemuda pelukis, seni lukis, seni budaya, sanggar, hingga generasi yang ada di perantauan baik di Makassar, Jakarta, maupun di luar negeri untuk kembali ke Bone dan berkarya.

"Prinsipnya Bupati sekarang ini memberikan kesempatan kepada seluruh anak muda, sekarang dimulai pemuda budaya, pemuda pelukis, pemuda seni lukis, seni budaya, seni sanggar apa saja, bahkan sampai kita sekarang membuka peluang kepada seluruh generasi yang ada di perantauan atau di Makassar, di Jakarta, di luar negeri bisa kembali ke Bone," tegasnya.

Bupati juga mendorong agar kisah-kisah sejarah Bone seperti cerita Raja Bone hijrah ke Buton dapat diangkat menjadi pertunjukan teater.

"Bisa cerita Raja Bone hijrah ke Buton, nanti semua kita buat cerita supaya anak-anak kita nanti tahu Bone itu kaya dengan sejarah, kaya dengan budaya, jadi kita coba melestarikan," katanya.

Ia menjelaskan, setelah infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan capaian baik, kini saatnya menggali dan melestarikan budaya secara perlahan.

"Saya mencoba untuk memberikan kesempatan kepada pemerhati budaya karena infrastruktur sudah kita mulai, kemudian ada beberapa kegiatan ekonomi, pertumbuhan ekonomi juga sudah baik, sekarang ini kita mencoba untuk menggali budaya yang ada dan melestarikan budaya secara perlahan," ungkapnya.

Bupati sangat mengapresiasi para pemeran yang telah berlatih hanya dalam waktu tiga hari namun mampu menampilkan pertunjukan yang memukau.

"Sangat mengapresiasi menjadi pemeran, kita dapat melestarikan tempat ini. Saya kagum dan sangat terharu untuk melihat teman-teman kita, latihannya cuma 3 hari," ucapnya haru.

Sementara itu, Sutradara Pertunjukan Teater BALUSTRADE, Tahir mengatakan, melalui pertunjukan ini ingin mengangkat bangunan-bangunan tua yang menyimpan banyak cerita dan sejarah, terutama yang terkait dengan agraris maritim yang pernah banyak terjadi di lokasi tersebut.

"Dengan pertunjukan ini bangunan-bangunan tua yang menyimpan banyak cerita, banyak sejarah dan lain sebagainya, terutama yang terkait dengan agraris maritim pernah banyak terjadi di sini," ujar Tahir.

Ia berharap, karena Bone memiliki sejarah yang tidak kalah kaya dengan daerah lain, stok cerita untuk pertunjukan teater sangat banyak.

"Mudah-mudahan dengan harapan ini, karena di Bone memiliki banyak sejarah yang tidak kalah kaya dengan daerah-daerah lain, untuk stok cerita banyak sekali," katanya.

Tahir menambahkan, yang paling penting adalah keterlibatan anak-anak dari SD sampai SMA hingga mahasiswa yang turut terlibat.

"Yang paling penting anak-anak tadi dari SD sampai SMA sampai mahasiswa semua terlibat, 58 aktor dalam pementasan ini," pungkasnya.
Komentar

Berita Terkini