KODEINDONESIA BONE–Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Indonesia pada Minggu (30/8/2025).
Program nasional ini menyentuh hingga 4.302 kecamatan, melibatkan 414 Polri, 449 TNI, 129 BUMN, dan 415 saluran lainnya dengan total distribusi pangan mencapai 43.665.428 kilogram.
Di Kabupaten Bone, GPM berlangsung di seluruh kecamatan. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maryam Andi Asman, hadir langsung meninjau pelaksanaan di Alun-alun Kota Bone, Jl. KH. Agussalim, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, sekaligus mengikuti pembukaan nasional secara virtual.
Gerakan pangan murah ini dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Drs. Jenderal Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., bersama Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. yang dipusatkan secara nasional.
Selain menjaga stabilitas harga pangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Dalam kesempatan itu, Bupati Andi Asman ikut menyerahkan beras dan gula kepada warga yang hadir. Ia menegaskan bahwa GPM harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semua masyarakat boleh membeli, termasuk para pedagang. Tapi ingat, jangan diborong. Belilah secukupnya untuk kebutuhan rumah tangga, bukan untuk dijual kembali,” pesan Bupati.
Menurutnya, tujuan utama gerakan ini adalah agar warga memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, sehingga stabilitas harga tetap terjaga di pasaran.
Dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, GPM di Bone diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi warga menjelang perayaan kemerdekaan.(ilo)