Kajian Inspiratif di Bone: Persiapkan Diri Menjadi Model Manusia Muslim Pesona Abad ke-21


KODEINDONESIA Bone – Rumah Yatim Al Hijrah Majang, Kabupaten Bone, kembali menggelar kajian keislaman yang penuh makna dengan tema “Persiapkan Diri Kita Menjadi Model Manusia Muslim Pesona Abad ke-21”, Sabtu Malam (30 Agustus 2025). Kajian kali ini menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Arjul, S.IP., M.Si., Cendekiawan Muslim Jakarta kelahiran Bone, yang memberikan pencerahan tentang tantangan sekaligus peluang umat Islam di era modern.

Acara dipimpin langsung oleh Ketua Rumah Yatim Al Hijrah, Ibu Irmayani, dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak binaan Rumah Yatim, para alumni, santri Rumah Tahfidz Al Hijrah, perwakilan mahasiswa, hingga jamaah Majelis Taklim Al Hijrah. Kehadiran mereka menambah semarak suasana kajian yang berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan.

Dalam tausiyahnya, Dr. Muhammad Arjul menekankan bahwa umat Islam abad ke-21 harus mampu tampil sebagai pribadi yang beriman kuat, berilmu pengetahuan luas, berakhlak karimah, mandiri, tangguh, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.

“Seorang Muslim abad ke-21 tidak cukup hanya beribadah ritual, tetapi harus mampu memberi pesona—yakni keteladanan dan kebermanfaatan—dalam kehidupan sosial, akademik, maupun profesi. Inilah model manusia Muslim yang dirindukan dunia,” ungkapnya di hadapan para peserta.



Beliau juga menegaskan pentingnya menyiapkan generasi Qur’ani yang siap bersaing secara global namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam. Kehadiran lembaga seperti Rumah Yatim dan Rumah Tahfidz Al Hijrah dinilai sangat strategis dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi dinamika zaman.

Ketua Rumah Yatim Al Hijrah, Ibu Irmayani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Semoga kajian ini menjadi motivasi bagi anak-anak yatim, para santri, mahasiswa, dan jamaah untuk terus memperkuat iman, menambah ilmu, serta mengamalkan Islam dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diawali dengan pesan-pesan spiritual, dilanjutkan dengan dzikir dan doa yang dipimpin langsung putera Drs H. Abdul Safah (DR. Muhammad Arjul) yang dikenal sebagai salah satu pemuka Agama Kabupaten Bone di era tahun 80-90an.  Suasana berlangsung penuh hikmah, khusyuk, dan kekeluargaan. Para peserta tampak larut dalam lantunan doa, meneteskan haru sekaligus menghadirkan rasa syukur atas kesempatan menimba ilmu dan memperkuat iman. Kehangatan tersebut semakin menegaskan bahwa Rumah Yatim dan Rumah Tahfidz Al Hijrah bukan hanya tempat pendidikan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan ruhani dan kebersamaan umat.
Komentar

Berita Terkini