KODEINDONESIA BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman didampingi Ketua TP PKK Hj. Maryam Andi Asman serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Edy Saputra Syam, http://S.STP., http://M.Si., secara resmi membuka Pameran Disdik BerAmal Expo 2026 di Planet Cinema, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Minggu (3/5/2026).
*Tampilkan Game Edukasi hingga Mesin Pembersih Sampah*
Disdik BerAmal Expo 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026. Pameran ini menampilkan inovasi pelajar dari 27 kecamatan, mulai dari game edukasi hingga mesin pembersih sampah otomatis.
Suasana pembukaan berlangsung semarak. Pengguntingan pita oleh Bupati menjadi penanda dimulainya expo pendidikan yang menjadi ruang ekspresi kreativitas ribuan siswa. Setiap stan menyuguhkan perpaduan inovasi, kearifan lokal, dan sentuhan teknologi yang mencerminkan arah baru dunia pendidikan di Bone.
Dari stan TK hingga SMP, pengunjung disuguhi ragam karya. Ada produk makanan olahan siswa, media pembelajaran berbasis permainan digital yang dapat diakses lewat smartphone, hingga kotak edukatif untuk pembelajaran tematik anak usia dini. Semua dirancang untuk menanamkan nilai hidup bersih, sehat, dan kreatif sejak dini.
Semangat sekolah berbasis lingkungan juga terasa kuat. Berbagai karya dari bahan daur ulang ditampilkan sebagai bukti pendidikan tidak lepas dari tanggung jawab menjaga alam. Nuansa Adiwiyata diwujudkan dalam kreativitas nyata para siswa.
*Mesin Sampah Otomatis Barebbo Tembus Ajang Nasional*
Salah satu yang menyita perhatian datang dari Kecamatan Barebbo. Siswa memamerkan inovasi mesin pembersih sampah otomatis yang mampu menyapu dan mengumpulkan sampah tanpa sentuhan manusia. Mesin tersebut dikendalikan melalui remote control dan telah menembus ajang nasional.
*Bupati: Ini Cerminan Masa Depan Pendidikan Bone*
Bupati Bone tampak antusias menyusuri satu per satu stan pameran. Ia tidak sekadar melihat, tetapi juga berdialog, memberi apresiasi, dan menyampaikan harapan besar terhadap masa depan pendidikan di daerahnya.
“Ini bukan hanya pameran, tetapi cerminan masa depan. Anak-anak kita tidak boleh hanya kuat secara intelektual, tetapi juga harus terampil dan inovatif,” ungkapnya.
Bupati menekankan inovasi pembelajaran seperti yang ditampilkan dalam expo harus terus dikembangkan. Ia mendorong terciptanya suasana belajar yang menyenangkan agar peserta didik lebih mudah memahami materi sekaligus mengasah keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Pendidikan tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus mampu menjawab tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi,” tegasnya.
Disdik BerAmal Expo 2026 menjadi bukti transformasi pendidikan di Bone sedang berlangsung. Dari ruang kelas sederhana hingga panggung expo, lahir ide-ide besar yang menegaskan masa depan daerah ini dipersiapkan serius melalui tangan-tangan kreatif generasi mudanya.