KODEINDONESIA BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 2 Kabupaten Bone yang berlokasi di Dusun Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (20/5/2026).
Kehadiran Bupati didampingi Kadis Sosial, Kadis Pendidikan, Kabag Protokol, Kasat Pol PP, dan Camat Tanete Riattang Timur.
Dalam kunjungan itu, Bupati melihat progres pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan 10 hektar dengan nilai kontrak Rp230 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya dan melibatkan 715 pekerja.
“Alhamdulillah saya bersama Site Operational Manager Nasir sudah melihat progres pembangunan sekarang di posisi 6,5%. Targetnya sisa 31 hari pengerjaan, kita harapkan bulan depan bisa dilakukan penyerahan pekerjaan,” ujar Andi Asman.
Bangunan sekolah dirancang tahan gempa dan banjir. Bupati memastikan 90% material yang digunakan serta sebagian besar tenaga kerja berasal dari Kabupaten Bone.
“Tujuan kunjungan untuk memperhatikan kualitas pekerjaan. Perbandingan tenaga teknis dan nonteknis menjadi perhatian. Kepala mandor, tukang, operator itu dari lokal. Dari sisi bangunan, saya lihat spesialisnya punya pengalaman kerja luar biasa,” katanya.
Sekolah Rakyat ini disiapkan untuk menampung siswa jenjang SD, SMP, dan SMA secara gratis. Targetnya, fasilitas ini dapat menampung ratusan hingga seribu siswa.
“Fasilitasnya sudah disiapkan. Ada asrama, ruang makan, tempat olahraga, dan ruang kelas untuk SD, SMP, SMA. Harapan kita, sekolah ini melahirkan putra-putri bangsa yang bisa bersaing setara, khususnya anak dari keluarga kurang mampu dan pra-sejahtera,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, ke depan pengelolaan sekolah akan dipercayakan kepada kepala sekolah, tenaga pendidik, pamong, dan pembimbing untuk bersama-sama mencetak generasi yang siap bersaing.
Langkah selanjutnya, kata Bupati, adalah mempersiapkan data calon siswa melalui koordinator wilayah dan camat untuk penerimaan tahun depan.