KODEINDONESIA BONE — Program Car Free Day BupAAS yang digelar di Lapangan Merdeka, Minggu (31/5/2026), kembali mendapat apresiasi luas dari warga. Sejak pagi, area Lapangan Merdeka dipadati masyarakat yang memanfaatkan ruang bebas kendaraan untuk berolahraga, bersosialisasi, dan berbelanja produk UMKM.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman yang temui beberapa hari lalu mengatakan, Car Free Day dirancang sebagai ruang publik yang sehat sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi rakyat.
“Dari lari pagi hingga wisata kuliner, CFD Bone makin dicintai warga. Lapangan Merdeka kini bergeliat menjadi ruang sehat dan pusat ekonomi rakyat,” ungkap Bupati Andi Asman.
Warga menilai CFD Bone sudah menjadi magnet akhir pekan. Sejumlah pengunjung mengaku terbantu karena bisa berolahraga tanpa polusi kendaraan, sementara pelaku UMKM mendapat pasar baru dengan omzet yang meningkat setiap pekan.
“Lapangan Merdeka kian hidup. Kami minta jam operasional CFD diperpanjang agar warga punya waktu lebih leluasa beraktivitas,” ujar Ardi salah seorang pengunjung.
Manfaat CFD Bone dinilai ganda. Di satu sisi, program ini mendorong gaya hidup sehat melalui senam, jogging, dan aktivitas komunitas. Di sisi lain, kehadiran puluhan pelaku UMKM kuliner dan kriya membantu menggerakkan roda ekonomi lokal.
CFD Bone juga menuai dukungan untuk dikembangkan lebih lanjut. Warga mendorong agar jumlah UMKM ditambah dan durasi kegiatan diperpanjang, sehingga Lapangan Merdeka benar-benar menjadi pusat aktivitas warga setiap akhir pekan.
Pemkab Bone menyatakan akan mengevaluasi masukan masyarakat agar Car Free Day terus memberi manfaat maksimal, baik untuk kesehatan masyarakat maupun penguatan ekonomi kerakyatan.