Pemerintah Pusat Gerak Cepat: Normalisasi Sungai di Bone Ditargetkan Rampung 10 Hari


KODEINDONESIA BONE--Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Pertanian merespons cepat penanganan banjir di Kabupaten Bone. Normalisasi atau pengerukan sungai di lokasi terdampak ditargetkan selesai dalam 10 hari ke depan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian RI Ir. H. Andi Amran Sulaiman didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman serta Anggota DPR RI A Amar Ma'ruf saat meninjau langsung korban banjir di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin (11/5/2026).
*Mentan: 10 Hari Sungai Harus Tuntas Dikeruk*  
Kepada wartawan, Menteri Pertanian Ir. H. Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah pusat serius menangani banjir di Bone. 

“Dalam waktu 10 hari akan menyelesaikan normalisasi atau pengerukan sungai di lokasi banjir oleh pemerintah pusat dari Kementerian PU dan Kementerian Pertanian,” tegas Mentan.

Normalisasi ini menjadi langkah prioritas untuk mengembalikan kapasitas tampung sungai yang mengalami pendangkalan dan penyempitan. Panyula merupakan wilayah hilir yang menampung aliran dari sejumlah sungai di perkotaan Watampone.


Hal senada disampaikan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman. Ia menyebut pengerukan sungai harus segera dilakukan mengingat kondisi cuaca masih menunjukkan tanda-tanda akan turun hujan.

“Segera melakukan pengerukan sungai yang ada di lokasi karena melihat kondisi cuaca masih tanda-tanda akan turun hujan,” kata Bupati.

Menurut Bupati, pendangkalan dan penyempitan sungai menjadi salah satu penyebab utama banjir di Panyula. Selain faktor alam, penyumbatan saluran irigasi juga memperparah genangan.

Pemerintah Kabupaten Bone bersama pemerintah pusat dan provinsi berkomitmen mempercepat penanganan pasca-banjir. Selain normalisasi sungai, langkah lain yang disiapkan meliputi rehabilitasi rumah warga, pembangunan posko permanen atau lumbung sosial, serta pelatihan masyarakat tanggap bencana oleh BPBD.

Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses pengerukan berlangsung.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Pertanian Menyerahkan bantuan uang tunai kepada korban banjir senilai 1 Miliar rupiah yang diterima langsung oleh Camat Tanete Riattang Timur A Habibie 
Komentar

Berita Terkini