KODEINDONESIA BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengunjungi Sekolah Rakyat 61 Bone yang berlokasi di Kelurahan Bajoe, Jalan Poros Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (20/5/2026).
Dalam kunjungannya, Bupati menyampaikan harapan agar para siswa belajar sungguh-sungguh. Ia menegaskan, pemimpin masa depan Kabupaten Bone akan lahir dari sekolah ini.
“Pemimpin ke depan akan lahir dari sekolah ini. Tugas kalian semua bagaimana belajar dengan baik. Calon-calon pemimpin ke depan pastikan berasal dari Sekolah Rakyat berjenjang SD, SMP, SMA,” ujar Andi Asman di hadapan siswa.
Bupati menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program Presiden dan Wakil Presiden untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan pendidikan yang sama tanpa memandang latar belakang ekonomi.
“Gedungnya sekarang sudah berdiri. Program ini berupaya agar seluruh masyarakat Indonesia diwajibkan dapat ilmu pembelajaran yang sama, tanpa membeda-bedakan orang sukses, orang berada, orang kaya, maupun yang tidak mampu. Semua layak mendapatkan pendidikan yang sama yang diatur dalam undang-undang,” katanya.
Ia berpesan agar siswa memanfaatkan kesempatan ini dengan serius selama 9 hingga 12 tahun menempuh pendidikan.
“Jangan sampai Anda datang ke sekolah hanya untuk refreshing atau rekreasi. Tapi belajarlah menggunakan pembelajaran ini. Ulangi semua pelajaran yang didapatkan di sekolah, belajar dan konsentrasi. Gunakan waktu maksimal untuk belajar yang nantinya akan menjawab harapan keluarga,” pesannya.
Diketahui, kelas 10 atau kelas 1 SMA di Sekolah Rakyat 61 Bone terdiri dari siswa perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bone. Saat ini sekolah yang dikunjungi Bupati terdiri dari satu kelas SMA, satu kelas SMP, dan dua kelas SD.
Bupati juga berpesan agar siswa mendengarkan dan mengikuti arahan guru serta pendamping yang telah terlatih, serta tidak lupa untuk berdoa.
Kepada para guru dan pendamping, Bupati meminta agar aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar keberadaan Sekolah Rakyat yang gratis ini lebih dikenal luas.
“Sekolah ini untuk mengasah keterampilan, tapi bukan hanya untuk pendidikan formal saja,” tutupnya.