Bupati Bone Hadiri Gema Raya Sanipatha Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 Se-Sulselbar, Resmikan Aula Graha Saloka Saba Vihara Dharma Palakka


KODEINDONESIA BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. menghadiri Gema Raya Sanipatha Tri Suci Waisakha Puja 2570 BE/2026 se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Graha Saloka Saba Vihara Dharma Palakka, Minggu 28 Juni 2026.
Kegiatan umat Buddha terbesar di Sulselbar tersebut dirangkaikan dengan peresmian Aula Graha Saloka Saba Vihara Dharma Palakka, Kabupaten Bone.

Kegiatan di hadiri Ketua yayasan Vihara dharma Palakka Hakim Lewa (tengah)

Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan bahwa perayaan Tri Suci Waisak mengingatkan pada tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna, dan Parinibbana.
panitia kegiatan Waisak kabupaten Bone 

“Nilai-nilai tersebut sesungguhnya sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, kita membutuhkan semangat kebersamaan, toleransi, saling menghormati, dan gotong royong agar dapat terus menjaga harmoni dalam kehidupan masyarakat,” ujar Andi Asman.

*Ekonomi Bone Tumbuh, Kemiskinan Turun*  
Bupati juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Bone. Berkat kerja keras seluruh elemen masyarakat dan dukungan semua pihak, pertumbuhan ekonomi Bone terus bergerak ke arah yang lebih baik.

“Setelah tumbuh sebesar 6,3% pada tahun 2025, pada Triwulan I tahun 2026 naik mencapai 7,84%. Capaian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat semakin bergerak dan produktif,” jelasnya.

Ia merinci, sektor pertanian sebagai tulang punggung daerah terus berkembang, sektor perdagangan dan jasa semakin menggeliat, serta pembangunan infrastruktur jalan telah menjangkau lebih dari 300 KM. Pemberdayaan masyarakat juga dinilai memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan.

Terkait kemiskinan, Bupati menyebut persentase penduduk miskin Bone pada 2024 sebesar 9,58% dan pada 2025 turun menjadi 9,13%. 

“Penurunan ini tentu menjadi tanda bahwa berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat mulai memberikan hasil positif. Namun demikian, capaian tersebut juga menjadi pengingat bagi kita bahwa pekerjaan kita belum selesai,” tegasnya.


Bupati menilai peresmian aula menjadi momentum penting bagi umat Buddha di Bone. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Vihara Dharma Palakka, para donatur, tokoh umat Buddha, dan pihak yang berkontribusi membangun aula tersebut.

“Semoga aula ini menjadi tempat lahirnya berbagai kegiatan yang membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Semoga pula keberadaannya semakin mempererat hubungan antarumat beragama dan memperkuat semangat toleransi di Kabupaten Bone,” pungkas Andi Asman.
Komentar

Berita Terkini