KODEINDONESIA BONE-- Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. melepas Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bone untuk mengikuti Pekan Seni dan Olahraga Guru Nasional (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidrap.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka PGRI oleh Bupati Bone kepada Ketua PGRI Kabupaten Bone di halaman Rumah Jabatan Bupati, Jalan Peta Ponggawae, Selasa 30 Juni 2026.
Ketua PGRI Kabupaten Bone H. Rusdi melaporkan, Porsenijar PGRI Sulsel 2026 akan dibuka Menteri Pendidikan RI, Gubernur Sulsel, Bupati se-Sulsel, Ketua Umum PB PGRI, serta seluruh pengurus PGRI provinsi, kabupaten, cabang, dan ranting se-Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung 2 sampai 6 Juli 2026 di Kabupaten Sidrap.
Tahun ini Kontingen PGRI Kabupaten Bone menurunkan 644 atlet, ofisial, dan peserta, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 500-an.
“Ini adalah wujud kecintaan seluruh anggota PGRI terhadap organisasi yang senantiasa memperjuangkan nasib anggotanya. Salah satu perjuangan PGRI adalah adanya tunjangan sertifikasi guru dan dosen,” jelas H. Rusdi.
Kontingen Bone akan mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan, yakni 9 cabang olahraga, 9 cabang seni, 1 cabang MTQ, dan 1 cabang inovasi pembelajaran. Total 20 cabang.
“Kami telah melakukan persiapan melalui proses seleksi yang ketat dan latihan rutin selama kurang lebih 2 bulan. Kami optimis membawa serta mengharumkan nama Kabupaten Bone. Motto kami meraih prestasi 3 besar, bahkan sampai juara umum,” tegasnya.
Bupati Bone meminta kontingen tampil serius, semangat, dan kompak untuk berjuang meraih prestasi.
“Saya minta teman-teman betul-betul menunjukkan keseriusan dan lebih semangat untuk berjuang dan berprestasi. Mengharapkan kekompakan kontingen, karena juara adalah jawaban dari usaha dan perjuangan,” kata Andi Asman.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian pada semua cabang, termasuk olahraga, seni, dan MTQ yang sempat luput dari perhatian.
“Dari kebersamaan tentu ada keyakinan. Yakin bahwa Bone bisa masuk posisi 3 besar dan kalau perlu menjadi juara umum,” ujarnya.
Bupati menilai guru-guru Bone sudah memiliki mental juara. “Saya percaya bapak ibu semua sudah terbiasa dan berpengalaman dalam berlomba. Di Bone itu sudah menjadi mental juara. Meskipun saya tidak terlalu dekat dengan kalian semua, seolah-olah saya selalu berada di samping anda semua,” katanya.
Bupati juga berjanji mengagendakan waktu untuk hadir di Porsenijar Sidrap. “Semoga diberikan kesempatan waktu, kami mengagendakan untuk hadir pada kegiatan tersebut,” ujarnya.
Ia menutup dengan pesan agar PGRI mewariskan kegiatan dan program kerja yang lebih baik dan sukses ke depan.