KODEINDONESIA BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyerahkan paket cinta dalam kegiatan “Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H” bertema “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” di Lapangan Tenis Rumah Jabatan Bupati Bone, Kamis 25 Juni 2026.
kegiatan penyerahan paket cinta juga oleh ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bone Hj Maryam Andi Asman
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemkab Bone dengan Kementerian Agama, Baznas, dan PSI. Sebanyak 250 penerima manfaat hadir, terdiri dari Yayasan Al Hijrah 44 orang, SLB 50 orang, Yayasan Seroja 16 orang, dan sisanya dari masing-masing KUA se-Kabupaten Bone.
Kepala Kemenag Bone Ahmad Yani menyampaikan program ini agenda nasional yang digelar serentak seluruh Indonesia setiap 10 Muharram dan sudah beberapa kali dilaksanakan di Bone.
“Ini terasa spesial sekali, hadiah yang istimewa karena mendapat respons sehat dan kita hadirkan anak-anak yatim kita di tempat ini. Saya pribadi dan seluruh jajaran mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas segala dukungan untuk kepentingan masyarakat Bone terutama bidang agama dan pembinaan keagamaan,” ujar Ahmad Yani.
Ia mengapresiasi tagline Pemkab Bone “Beramal” yang sejalan dengan tagline Kemenag “Ikhlas Beramal”. “Luar biasa dukungannya terhadap kegiatan-kegiatan agama dan keadilan sosial di Kabupaten Bone tercinta ini. Alhamdulillah, saya berharap pada anak-anakku semua mari doakan kita semua, doakan Pak Bupati, doakan seluruh jajarannya, doakan kami di Kementerian Agama, mudah-mudahan bisa menjalankan tugas dan amanah baik supaya membawa Bone lebih sejuk, lebih damai, dan lebih sejahtera insyaallah,” tambahnya.
Bupati Bone menegaskan kegiatan ini wujud sila ke-2 Pemkab Bone: berkeadilan. Ia menyebut tidak ada alasan anak-anak tidak sekolah karena Pemkab sudah menyediakan Sekolah Rakyat gratis di Bajoe untuk 1.000 siswa SMP-SMA ke depan. Selain itu ada Sekolah KKSS di Bakunge, Ponre, dan Sekolah Taruna Nusantara dengan kuota 30% untuk anak yatim piatu dan 7% untuk masyarakat umum.
“Terkait keagamaan, beliau pasti tidak akan melakukan kalau tidak benar. Kerja kita sudah tepat, bagaimana menjunjung tinggi mewujudkan sila ke-2 Pemkab Bone beramal yaitu berkeadilan. Kita ingin adil sampai nanti ekonomi tumbuh dari 5 menjadi 8 persen. Berlebaran bagi penyandang disabilitas dan anak yatim dengan keterbatasan kemampuan pergerakan intelektual mental yang sangat dibatasi,” kata Andi Asman.
Bupati berpesan kepada pendamping agar bekerja baik dan terus belajar karena rata-rata penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Ia juga meminta zakat, infak, sedekah yang disalurkan hari ini terus dilaksanakan.
“Apa yang menjadi manfaat terima dengan baik dan pemerintah daerah didoakan untuk selalu melaksanakan hal terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bone. Harapan diberikan petunjuk terus bisa mengatur sarana fasilitas yang ada. Dari pemerintah ada sedikit-sedikit bantuan kami serahkan meskipun tidak bisa menyelesaikan masalah tapi bisa membantu bagi penerima manfaat,” ujarnya.
Bupati menutup dengan keyakinan, malaikat selalu hadir saat anak yatim dan penyandang disabilitas dikumpulkan. “Pemerintah Daerah Kabupaten Bone dan Kementerian Agama kita terus dituntun berbuat baik, bekerja dengan baik dan benar,” pungkasnya.