Bupati Bone Buka Gerakan Serentak Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Target 22.900 Warga Disaring


KODEINDONESIA BONE – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., secara resmi membuka Gerakan Serentak Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Senin 13 Juli 2026.

Program nasional ini dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia mulai Juli hingga November 2026. Di Kabupaten Bone, kegiatan akan menjangkau 229 desa dan kelurahan sebagai upaya mempercepat penemuan kasus TBC sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Asman menegaskan bahwa TBC bukanlah penyakit yang harus disembunyikan karena dapat disembuhkan dengan pengobatan tepat.

"Saat ini TBC bukan lagi aib. Harus diobati. Penyakit ini menular dan sering kali dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Semua pemeriksaan hari ini gratis. Saya minta masyarakat yang terpapar jangan menyembunyikan penyakitnya karena pengobatannya juga tersedia secara gratis," kata Andi Asman.

Bupati menjelaskan, TBC masih menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian di Indonesia. Penyakit ini bukan keturunan, melainkan dipengaruhi pola hidup tidak sehat. 

Karena itu Pemkab Bone terus menggalakkan pola hidup sehat, membiasakan olahraga rutin, dan mengurangi konsumsi makanan instan atau siap saji yang kurang bergizi.

Ia juga menekankan pentingnya tracing kontak erat untuk memutus rantai penularan. Karena itu diperlukan keterbukaan dan partisipasi aktif masyarakat agar program berhasil.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, drg. Yusuf Tolo, mengatakan Bone menjadi daerah prioritas karena merupakan penyumbang kasus TBC terbesar kedua di Sulawesi Selatan setelah Kota Makassar.

Berdasarkan estimasi 2026, terdapat sekitar 4.400 kasus TBC di Bone. Namun hingga saat ini baru ditemukan 914 kasus atau sekitar 21 persen dari target penemuan 90 persen, yakni 3.960 kasus.

"Selama pelaksanaan program, sebanyak 22.900 warga akan mendapatkan layanan skrining TBC menggunakan mobile portable X-Ray serta pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis," jelas Yusuf Tolo.

Sasaran utama meliputi kontak serumah penderita TBC, kontak erat, penderita diabetes melitus, perokok, lanjut usia, penyandang HIV, serta masyarakat dengan kondisi gizi kurang.

Yusuf Tolo menambahkan, Kabupaten Bone menjadi salah satu daerah penerima hibah portable X-Ray dari Kementerian Kesehatan dan menjadi kabupaten pertama yang memanfaatkan alat tersebut melalui dukungan dana swakelola Kemenkes.


Selain menemukan kasus baru, program ini juga memberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada kontak serumah dan kontak erat yang belum bergejala, disertai penyuluhan dan edukasi pencegahan.

Hingga saat ini Kabupaten Bone telah membentuk 372 Desa Siaga TBC yang ditetapkan melalui SK kepala desa dan lurah dengan melibatkan 3.720 kader. Sebanyak 682 kader di seluruh desa dan kelurahan juga telah mendapatkan sosialisasi penanggulangan TBC.

Pemkab Bone berharap melalui gerakan serentak ini, penemuan kasus TBC dapat meningkat dan rantai penularan dapat diputus, sehingga target eliminasi TBC di Bone bisa tercapai.
Komentar

Berita Terkini