Camat Tanete Riattang Timur Tinjau SPBU Yos Sudarso, Pastikan Distribusi BBM Subsidi Lancar Pasca Bentuk Satgas "Merah Putih"


KODEINDONESIA BONE– Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak atau BBM bersubsidi, Camat Tanete Riattang Timur Andi Habibie, S.T., http://M.Si. bersama Lurah Tibojong Sri Rejeki Andriani, S.E., turun langsung memantau kondisi di SPBU Yos Sudarso, Kelurahan Tibojong, Selasa 25 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sehari setelah Pemerintah Kabupaten Bone membentuk Satuan Tugas atau Satgas Pengendalian BBM Bersubsidi "Merah Putih".


Langkah cepat ini merupakan respons atas instruksi Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, http://S.Sos., M.M. dalam Rapat Koordinasi penanganan BBM subsidi yang digelar di Aula La Teya Riduni, Senin 24 Agustus 2026.

Rakor yang dipimpin Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, kepala desa, serta organisasi kemasyarakatan.

Dalam rapat yang diikuti secara daring oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman menekankan pentingnya pengawalan distribusi BBM agar tepat sasaran dan sesuai petunjuk teknis. Ia juga memberikan nama simbolis "Satgas Merah Putih" untuk menegaskan netralitas dan semangat kebangsaan dalam tugas pengawasan.

“Harus dikawal pendistribusiannya. Saya minta Satgas BBM Bersubsidi ini bernama 'Merah Putih'. Satgas ini harus bekerja secara independen dan tidak boleh terkontaminasi kepentingan pihak mana pun,” tegas Bupati AAS.


Menanggapi arahan tersebut, Camat Andi Habibie menyatakan pembentukan Satgas hanyalah langkah awal. Indikator keberhasilan utama, kata dia, adalah hilangnya kesulitan masyarakat mendapatkan BBM bersubsidi.

“Ukuran keberhasilannya sederhana: ketika masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM subsidi dan distribusinya benar-benar tepat sasaran. Kami akan memastikan hal itu terjadi di lapangan,” ujar Andi Habibie saat meninjau SPBU Yos Sudarso.

Pemantauan langsung di SPBU Yos Sudarso bertujuan memastikan tidak adanya praktik penimbunan atau penjualan di luar ketentuan Harga Eceran Tertinggi atau HET.


Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pengelola SPBU, Pemkab Bone optimistis stabilitas pasokan BBM bersubsidi di wilayah Tanete Riattang Timur dapat segera pulih.

Camat Andi Habibie menegaskan tim di kecamatan akan terus melakukan pengawasan berkala di titik-titik SPBU. Hal ini untuk memastikan BBM bersubsidi benar-benar sampai ke kelompok yang berhak, seperti petani, nelayan, UMKM, dan masyarakat umum sesuai peruntukannya.

Pemkab Bone sebelumnya telah membentuk Satgas BBM Bersubsidi Merah Putih hingga tingkat kecamatan. Satgas bertugas mengawal distribusi, melakukan pengawasan lapangan, dan menindak tegas apabila ditemukan penyalahgunaan.
Komentar

Berita Terkini