KODEINDONESIA Bone, 20 September 2025 – Pondok Pesantren Bani Huzaifah menggelar peringatan Haul ke-27 Almaghfurlah AG. KH. Huzaifah yang dirangkaikan dengan Wisuda Hafizh I dan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai tokoh penting dari unsur pemerintahan, ulama, hingga masyarakat luas.
Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Muspida Kabupaten Bone di antaranya Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Camat Tanete Riattang Timur, serta Lurah Cellu. Beberapa pimpinan pondok pesantren dari Bone dan Makassar turut serta memeriahkan acara yang sarat nilai religius dan kebersamaan ini.
Rangkaian acara kian semarak dengan tausiyah Hikmah Maulid yang disampaikan oleh Dr. KH. Amirullah Amri, M.Ag., yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ponpes Bani Huzaifah sendiri berdiri sejak tahun 2019 yang dirintis oleh putra-putri AG. KH. Huzaifah, dan resmi menerima santri penghafal Al-Qur’an sejak tahun 2021. Pada awalnya, jumlah santri hanya 4 orang santri putra, namun saat ini telah berkembang menjadi sekitar 95 orang santri. Pada momentum wisuda angkatan pertama kali ini, Ponpes Bani Huzaifah mewisuda 56 orang santri, terdiri dari 7 hafizh 30 juz, dan selebihnya hafizh tingkat 5, 10, dan 20 juz.
Wisuda Hafizh I ini menjadi momen bersejarah bagi Ponpes Bani Huzaifah dalam mencetak generasi Qur’ani, sekaligus melanjutkan perjuangan AG. KH. Huzaifah di bidang pendidikan Islam. Sementara itu, haul beliau menjadi ajang refleksi atas kiprah dan dedikasi dalam dakwah serta pembinaan umat di Kabupaten Bone.
Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Pondok Pesantren Bani Huzaifah. Tayangan dapat disaksikan melalui tautan berikut:
👉 https://www.youtube.com/live/TXUKUtNlwyc?feature=shared
Dengan kehadiran berbagai tokoh dan jamaah, acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meneguhkan komitmen kebangsaan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan Rasulullah SAW.