
KODEINDONESIA, BONE— Kabupaten Bone kembali menunjukkan peluang kuat untuk mempertahankan Piala Adipura, penghargaan tertinggi di bidang kebersihan lingkungan.
Sejak dilantik, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menempatkan kebersihan sebagai prioritas utama, termasuk melakukan pembenahan serius terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Passippo agar tetap ramah lingkungan dan minim dampak bagi masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penerapan sistem control landfill oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bone. Metode ini dinilai mampu menekan dampak pencemaran, menjaga kualitas lingkungan di sekitar TPA, sekaligus memperpanjang usia operasional TPA Passippo.
TPA Passippo sendiri menjadi salah satu lokasi kunci yang dinilai langsung oleh tim verifikasi Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Karena itu, pengelolaan yang memenuhi standar menjadi hal yang sangat krusial.
Kepala DLH Bone, H. Dray Vibrianto, menjelaskan bahwa control landfill merupakan sistem penimbunan sampah dengan serangkaian tindakan pengendalian untuk memastikan TPA tidak menimbulkan dampak negatif.
Tindakan pengendalian itu meliputi, mulai Penutupan sampah harian atau mingguan menggunakan tanah atau material penutup lain, Pemadatan sampah (compaction) memakai alat berat,
Kemudian Pengendalian bau serta vektor penyakit seperti lalat, tikus, dan serangga, Pengelolaan lindi (leachate) meski belum seluruhnya memenuhi standar sanitary landfill, hingga Pengendalian gas TPA melalui ventilasi pasif
“Control landfill diterapkan dengan tujuan mengurangi dampak lingkungan dari open dumping. Mengurangi pencemaran air tanah dan permukaan, mencegah penyebaran sampah oleh angin dan air, mengurangi potensi kebakaran TPA, dan mengendalikan vektor penyakit,” jelas Dray usai mendampingi tim penilai pengusul Adipura, Kamis (20/11/2025).
Ia menambahkan, penerapan pemadatan dan penataan sampah juga membuat kapasitas TPA menjadi lebih efisien. Zona penimbunan lebih tertata, terukur, serta mampu mengurangi bau dan keluhan masyarakat. “Menata TPA secara bertahap sesuai regulasi, yaitu PermenLHK No. 12/2021,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kinerja DLH Bone dalam menjaga kebersihan daerah. Meski sedang menjalani ibadah umrah, ia tetap memantau langsung perkembangan penanganan kebersihan oleh jajaran OPD.
Peraih tanda kehormatan presiden bidang pertanian itu mengaku optimistis Bone dapat kembali mempertahankan Piala Adipura tahun ini.
“Alhamdulillah secara nilai kita layak Adipura. Sisa menunggu verifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Tadi teman-teman di DLH melaporkan ada beberapa catatan dan evaluasi, dan itu menjadi fokus kita untuk segera diperbaiki,” ujar Bupati Andi Asman dari Tanah Suci.
Dengan penataan berkelanjutan di TPA Passippo dan komitmen kuat pemerintah daerah, Bone kian percaya diri melangkah menuju Adipura berikutnya.
