KODEINDONESIA BONE– Pemerintah Kabupaten Bone mendapat pengakuan Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq
Penghargaan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah kabupaten Bone dalam menanamkan perilaku ramah lingkungan sejak usia dini
Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, secara resmi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, atas keberhasilannya membina dan mendorong sekolah-sekolah di Kabupaten Bone menuju predikat Sekolah Adiwiyata.
Apresiasi tersebut tertuang dalam surat bernomor B.1650/A/SDM.5.2/12/2025, yang menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendukung pelaksanaan Program Adiwiyata, sebuah program strategis Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup yang bertujuan membangun ekosistem pendidikan yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Program Adiwiyata sendiri melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan, sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi muda yang berwawasan lingkungan.
Berkat komitmen, langkah kebijakan, serta dukungan penuh dari Bupati Bone, sejumlah sekolah di daerah ini berhasil memenuhi kriteria sebagai sekolah ramah lingkungan. Hasilnya, 13 sekolah di Kabupaten Bone meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional, sementara 2 sekolah lainnya berhasil menembus prestasi tertinggi sebagai penerima Penghargaan Adiwiyata Mandiri.
Dalam surat tersebut, Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kepemimpinan yang visioner serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, dan peserta didik. Program Adiwiyata dinilai mampu menciptakan budaya peduli lingkungan yang tumbuh dari lingkungan sekolah dan berdampak luas hingga ke masyarakat.
“Atas komitmen, langkah, kebijakan, dan dukungan Bapak/Ibu dalam melaksanakan Program Adiwiyata serta menciptakan ekosistem pendidikan yang peduli dan berperilaku ramah lingkungan, kami memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya,” demikian kutipan dalam surat resmi tersebut.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bone, tetapi juga menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan dapat dimulai dari ruang kelas. Lebih jauh, Menteri Lingkungan Hidup berharap dedikasi dan keberhasilan yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone dapat menjadi teladan bagi daerah lain di seluruh Indonesia.
Dengan prestasi ini, Kabupaten Bone kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius membangun generasi masa depan generasi Indonesia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup.
