KODEINDONESIA WATAMPONE – Kepala Dinas Perhubungan (Kadis Hubung) Kabupaten Bone, A Syamsul Musrya, melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah area parkir di wilayah kota Watampone, khususnya di Lapangan Merdeka yang tengah ramai dikunjungi masyarakat seiring dengan banyaknya wahana dan kegiatan yang digelar.
Dalam pemantauannya, Syamsul Musrya menyampaikan bahwa keramaian yang terjadi telah menyebabkan kemacetan dan perluasan area parkir hingga dua baris. Oleh karena itu, kedepannya akan diterapkan pengaturan lalu lintas dan parkir yang lebih ketat agar tetap terkendali.
"Kita akan menyusun tata cara sedemikian rupa supaya lalu lintas dan parkir tetap terkendali. Selain itu, peningkatan retribusi parkir juga menjadi perhatian karena jumlah motor yang parkir sangat luar biasa, yang tidak bisa terkelola tanpa bantuan petugas keamanan dan lalu lintas," ujarnya.
Syamsul menambahkan, pihaknya akan mendirikan posko atau tenda pemantauan di Taman Harum Palaka dan Lapangan Merdeka. Selain pengaturan lalu lintas, pelayanan kepada masyarakat juga menjadi prioritas agar mereka merasa nyaman dan aman saat berkunjung, termasuk dengan memperhatikan aspek keamanan yang perlu diperkuat.
Langkah ini sejalan dengan peraturan daerah nomor 1 tahun 2024 tentang pajak dan retribusi yang mengatur tentang pengelolaan parkir di jalan.
Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman, mengatensi agar Dishub Bone memaksimalkan penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Menurutnya, PAD sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bone.
"PAD ini untuk kita semua, saya harap turun ke lapangan. Tolong bentuk Satgas percepatan untuk realisasi penerimaan tersebut," tegas Bupati Andi Asman.